Sebelum Menuju Selanjutnya

Selamat tanggal 29 April blog, untuk ke-4 kalinya.

You know, sekarang waktu surealis, dan masih ada beberapa jam menuju pagi dan menuju ke perjalanan gue selanjutnya.

Jadi, dengan di temani playlist dari soundcloud, pada jam segini akan gue persembahkan post blog gue ini kepada manusia-manusia yang, bisa dibilang, ada disaat through my hard time. ((Wow))

Kepada Ibu, sejatinya seorang penasihat, pendengar dan teman sharing yang amat sangat baik dan nggak bakal tergantikan.

Kepada anak-anak ‘Terserah’; Afifah, Arina, Ina dan Nike.

Kepada ‘Anak-anak Sholihah’ dan Sofiyah.

Makasih banyak, karena meskipun ada perbedaan jarak diantara kita, kesibukan yang melanda, tapi kalian tetap menjadi teman diskusi dan penasehat yang baik.

Kepada teman-teman terdekat, yang sering gue jadikan tempat sampahan, yang saat ini ada pada ruang lingkup gue; Sabrina (atas obrolan ‘bijak’ yang nggak ada habisnya), Nara (atas menjadi pendengar yang baik dan cukup duduk diam di sebelah gue ketika gue lagi membutuhkan), Mia (atas perdebatan yang gak ada habisnya dan kejadian-kejadian“insert kata-kata ‘kotor’ here” yang nggak terduga), Diva (atas mau menampung sampahan emosi yang keluar dari gue ketika curhat), Vivi (atas kepolosan dan kelembutannya yang bikin gue tenang), Jiblee (atas segala momen blak-blakan kita, tapi dibalik itu semua kita berdua selalu punya suatu hal buat dipelajari), Hana (atas ‘ketulusan’ di balik kesangarannya), dan Detta-Selda (atas kepolosannya yang bener-bener tapi tulus dan mau jadi pendengar.)

Dan semua yang ada di ruang lingkup gue beraktifitas setiap hari.

Makasih atas nasehat, hiburan, momen-momen ‘sampah’ dan lainnya yang udah mengisi kehidupan gue sekarang ini.

Kepada orang-orang, yang secara kalian nggak sadar, kehadiran kalian memberikan gue a blessing atau bahkan a lesson.

Karena berkat kalian, di perjalanan sebelum gue menuju selanjutnya, gue mendapat banyak pelajaran dan gue bersyukur karenanya.

So, here it is.

16 Things I’ve Got In 16, Before 17:

  1. Konspirasi semesta itu nyata. Entah untuk mempertemukan atau memisahkan; Ia selalu punya rahasiaNya sendiri.
  2. It’s okay for being sad, disappointed or anything. Asal jangan berlebihan, and don’t ever feel regret. Semuanya, percaya atau nggak, udah memang seharusnya seperti itu and all you got to do is blessed.
  3. Apa yang menurut kita baik dan benar, terutama untuk kepuasaan ego kita, pasti nanti bakal ditunjukin olehNya mana yang sebenarnya lebih baik buat kita.
  4. Peole change.  And losing one of them is a part of growing up. “Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti.”
  5. As the time passed  by, you will realize who is the worth one to keep in your life.
  6. Read more.  Explore more. Kita termasuk orang yang merugi kalo nggak rajin baca (entah koran, majalah, artikel, dll), karena apapun itu nanti pasti ada manfaatnya.
  7. Ada banyak hal yang bisa kita bahagiain dan kita cintai (bisa banyak orang atau sebuah bidang) selain mikirin the one who you called as your lover.
  8. Don’t ever listen what people say about you (dalam konteks negatif dan tidak sesuai fakta). Karena manusia itu banyak mau dan menuruti mereka nggak bakal ada habisnya.
  9. You’re not as good as you think and as bad as what people think.
  10. Nggak apa-apa selera lo, entah itu musik, buku, film, fashion, dan lainnya berbeda dari orang lain atau pada umumnya. If that things make you being ‘you’, just go ahead.
  11. Jangan cepat percayakan ‘semesta hidup’ lo pada seseorang dan berharap mereka mengerti dan bisa menerima semuanya. Karena yang bakal paham dan mengenal ‘semesta hidup’ lo dengan baik, itu diri lo sendiri.
  12. Once in a while, memerhatikan sekitar untuk menjadi penonton, pendengar dan penerima pelajaran itu cukup.
  13. It’s okay to act like a stupid (sebagai hiburan terutama), but don’t ever being a real ‘stupid’.
  14. Lebih baik mengalah, than debate with someone dumb and they just want to win over everything.
  15. – 16. Love yourself and be kind because you wanted to and it makes you feel better about yourself.

Hope this post will help you through this life and as a ‘reminder’ to your young age, to never waste your time.

It’s okay sometimes you made a mistake in the past, because we’re still growing up and you always can be a better person.

Cheers,

AFA.

Save

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. Viviana indah says:

    Uwaw ada namaku

Leave a Comment about my post below! Thankyou :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s