meracau.

 


 

 

 

Ini jalan tak berujung.

Dimana kau tidak tahu sama sekali,

entah tiba-tiba ada sebongkah batu besar yang menghentikan langkah,

atau bahkan seuntai jurang yang bisa menjatuhkan asamu.

 

Tapi, kepercayaanmu,

sama tingginya seperti langit, yang tidak pula menghilang sekali pun malam.

Ia juga sebesar gunung, yang kokoh diterjang badai–

–sama yakinnya dengan tanah yang menyangganya; Ia pasti tidak akan lepas.

 

Kendalikan dirimu seperti sungai yang merindu laut,

darimana pun asalmu, kamu tetap mempunyai 1 tujuan dan tak gentar mencapainya.

–damai jua lah dirimu pula seperti airnya di kala malam; menenangkan raga yang terombang-ambing; tak tentu arah.

 

 

-AFA.

 

Advertisements

Leave a Comment about my post below! Thankyou :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s