Teman.

on

Tema: Menghargai teman.

Teman. Siapa sih, yang tidak membutuhkan teman? Setiap manusia pasti membutuhkan teman. Jika tidak mempunyai teman, manusia pasti kesepian. Dan sesama teman pasti harus saling menghargai. Sudah dari awal manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, yang pasti membutuhkan orang lain. Menghargai teman itu harus. Dengan menghargai teman, hubungan kita antara teman kita pasti baik. Dengan menghargai teman, teman kita pasti bertambah banyak.

Mendengarkan pendapat teman lain itu termasuk menghargai teman. Kita tidak mendengarkan diri sendiri, tapi orang lain juga. Dan kita juga harus berteman dengan siapa saja. Entah orang itu miskin, jelek, cantik, kaya, jahat, baik, semuanya lebih baik kita anggap sebagai teman. Apakah dengan mempunyai musuh itu enak? Tentu saja tidak. Tapi, bagaimana kalau orang itu menganggap kita musuh? Diamkan saja. Sebaiknya kita anggap orang itu masih teman kita, lebih baik bukan?

Bersama teman, segalanya menjadi mudah. Hidup menjadi lebih baik. Kita juga harus menghargai teman jika ingin di hargai teman lain. Jangan mencari masalah jika ingin tidak ada perselisihan.

Menjadi teman curhat yang baik juga salah satu menghargai teman. Kita mendengarkan keluh kesahnya. Menenangkannya di saat sedih. Menjaga rahasianya. Tertawa di saat dia senang. Memberikan masukan kalau teman itu ada masalah. Itu juga termasuk menghargai teman.

Sampai kita tua pasti membutuhkan teman. Sedari kita kecil sampai kita mati pun pasti selalu ada teman yang menemani. Ada teman yang selalu ada saat kita senang, sedih dan lain lain. Setiap teman pasti berbeda sifatnya. Dengan menerima perbedaan itu, kita sudah menghargai teman. Apakah ada manusia yang tidak mempunyai teman?

Maksud menghargai teman disini bukan kita membayar orang lain untuk menjadi teman kita. Tapi kita menerima orang itu sebagai teman kita dengan tulus. Kita menerima apa adanya. Dan kita tidak mengharapkan apa-apa sebagai temannya.

Manusia tidak ada yang sempurna. Mereka juga bisa membuat kesalahan. Dengan memaafkan itulah, kita sudah menghargai teman. Dengan tidak menuntut orang itu menjadi yang kita inginkan, sudah menghargai teman juga.

Sebagai contoh, Rasulullah SAW berteman dengan siapa saja. Entah itu orang muslim maupun yahudi, atau sahabat maupun musuh, Rasulullah masih berbuat baik bukan? Beliau tetap menyapa dan bersikap baik dan sopan terhadap kaum yahudi, meskipun orang yahudi mencaci maki beliau. Bukan kah itu juga menghargai teman? Subhannallah, pantas hidup beliau sangat tentram. Hatinya sangat tenang dan bersih. Intinya hanya satu, saling menghargai satu sama lain. Saling memaafkan, saling berbuat baik. Sangat mudah sebetulnya, kan?

Menghargai orang lain sebenarnya mudah. Asal kita ikhlas menjalaninya. Ditambah, mendapat pahala juga. Hidup bisa lebih tentram, masuk surga, pikiran bersih, tidak punya musuh dan mempunyai banyak teman pula. Intinya, hargai orang lain jika ingin dihargai juga.

 

-AFA.

 

Advertisements

Leave a Comment about my post below! Thankyou :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s