Labil.

Masa labil ini benar benar menggangu ku. Masa remaja. Masa pubertas. Kenapa musti ada masa masa seperti itu? 

Masa masa ketika lagi galau galaunya. Lagi labil labilnya. Masa yang lebih mementingkan ego.

Yap. Ego. Yang bikin kita mikirin diri sendiri. Bukan orang lain. Kata kasarnya ‘mau dia kenapa yah bodo amat!’

Aku benci sama labil. Aarrgh. Emosi naik turun.

Misalnya kita udah srek sama yang A, gataunya kita lebih srek sama B. terus nanti ke A lagi. Gitu gitu aja deh terus. 

Masa remaja. Masa pencarian jati diri. Masa lagi memplagiat gaya orang.

‘berarti chibi remaja terus dong?’

‘kenapa remaja terus?’

‘abisnya suka memplagiat’

‘bukan gitu juga odong -_-‘

Masa lagi cinta cintanya juga sama orang.

Kegalauan ini juga menggangguku. Dikit dikit galau. Labil. Egois. Gitu aja terus. 

Berakhirnya kapan? Yaa pas udah ga remaja lagi.

Tapi gue gamau tua! 

Terima aja. Duh jadi galau. Sudah ya.

 

-AFA

Advertisements

Leave a Comment about my post below! Thankyou :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s